
PERTEMPURAN paling heroik dan dahsyat yang dialami
umat Islam di era awal perkembangan Islam adalah saat mereka yang hanya
berkekuatan 3000 orang melawan pasukan terkuat di muka bumi saat itu,
Pasukan Romawi dengan kaisarnya Heraclius yang membawa pasukan sebanyak
200.000. Pasukan super besar tersebut merupakan pasukan aliansi antara
kaum Nashara Romawi dan Nashara Arab sekitar dataran Syam, jajahan
Romawi. Perang terjadi di daerah Mu’tah –sehingga sejarawan menyebutnya
perang Mu’tah (sekitar yordania sekarang), pada tanggal 5 Jumadil Awal
tahun 8 H atau tahun 629 M.